BKSDA Jambi Rencanakan Aksi Bersama untuk Selamatkan Gajah

[original_title]

Meritagehighlands.com – Pengelolaan konektivitas habitat penyelamatan gajah Sumatera di Bentang Alam Bukit Tigapuluh menjadi fokus keputusan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jambi, berkolaborasi dengan berbagai pihak. Kepala BKSDA Jambi, Himawan Sasongko, menyatakan bahwa kolaborasi tersebut melibatkan perusahaan APP Group, Proforest, WWF Indonesia, serta pemerintah daerah dan mitra konservasi lainnya.

Tujuan dari inisiatif ini adalah untuk melakukan pemulihan jalur migrasi gajah yang terputus, khususnya dari Tanjung Jabung Barat menuju Kabupaten Tebo. Hal ini dilakukan karena pemantauan lapangan menunjukkan bahwa populasi gajah di wilayah tersebut, yang berkisar antara 90 hingga 129 individu, hidup dalam habitat yang terfragmentasi. Keterbatasan ruang jelajah gajah disebabkan oleh gangguan pada jalur migrasi alami mereka.

Himawan menegaskan pentingnya pendekatan yang berlandaskan sains dalam upaya menjaga populasi gajah, yang merupakan spesies kunci di Pulau Sumatera. Melalui pembukaan jalur migrasi, diharapkan dapat mengurangi potensi konflik antara gajah dan manusia serta meningkatkan kelangsungan hidup satwa penting ini. Selain itu, pendukung proyek ini optimis bahwa pengelolaan bentang alam yang lebih baik akan membantu menjaga keseimbangan ekologi di kawasan tersebut.

Inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen untuk melestarikan keanekaragaman hayati Sumatera dan memperkuat tata kelola lanskap secara berkelanjutan. Dengan sinergi antara berbagai pihak, diharapkan jalur migrasi gajah dapat diperbaiki, memastikan keberadaan gajah bagi generasi mendatang.

Baca Juga  Pria di Jakut Laporkan Adik Ipar Karena Masalah Motor, Damai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *