Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Soroti Anak Jadi Kadis

19 april 2026Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan menyoroti polemik pelantikan putra Bupati Malang sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malang. Perhatian publik mengarah pada Ahmad Dzulfikar Nurrahman, ST., MT., yang dilantik dalam rangkaian pengukuhan dan pelantikan 447 pejabat oleh Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M., pada 13 April 2026.

Sorotan dari partai muncul setelah Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menyatakan langkah itu perlu dikritisi. Ia menegaskan prinsip meritokrasi harus dijaga dalam pengisian jabatan publik dan mengingatkan agar hubungan keluarga tidak menimbulkan kesan ketidakadilan di mata masyarakat.

Sebelumnya, Ketua DPP PDI Perjuangan Deddy Sitorus juga menyatakan setiap orang memiliki hak yang sama untuk menduduki jabatan, selama memenuhi syarat administrasi, kecakapan teknis, dan prosedur yang berlaku. Meski begitu, ia mengakui secara etik keputusan semacam itu sulit dilepaskan dari sorotan nepotisme dan perlu dipertanggungjawabkan secara terbuka.

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Malang menyebut mutasi dan pelantikan tersebut sebagai langkah strategis untuk memperkuat tata kelola pemerintahan. Dalam agenda pelantikan itu, Sanusi meminta pejabat yang baru dikukuhkan memegang pakta integritas dan menjalankan manajemen kepegawaian sesuai prinsip pemerintahan yang baik.

Menanggapi polemik yang berkembang, Ahmad Dzulfikar Nurrahman menyampaikan permintaan maaf atas kegaduhan yang muncul. Ia mengatakan memahami keraguan publik dan menegaskan proses pengangkatannya dapat ditelusuri melalui prosedur yang sah. Ia juga menyatakan akan menjawab sorotan tersebut lewat kinerja di bidang lingkungan hidup.

Rangkaian respons dari partai, pemerintah daerah, dan pejabat yang dilantik memperlihatkan bahwa polemik ini tidak lagi dipandang sebagai mutasi jabatan biasa. Isu meritokrasi, etika pemerintahan, dan transparansi pengisian posisi strategis di daerah kini ikut mengemuka dalam perhatian publik. detiknews

Baca Juga  AS Tingkatkan Pertahanan Udara di Lima Negara Sebelum Serang Iran

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *