Ilmuwan Caltech Tewas Ditembak di Depan Rumahnya

[original_title]

Meritagehighlands.com – Dunia sains berduka atas tewasnya ilmuwan terkemuka dari California Institute of Technology (Caltech), Carl Grillmair, yang ditemukan meninggal akibat penembakan di depan rumahnya di kawasan pedesaan Llano, luar Los Angeles. Peristiwa tragis ini terjadi pada hari Senin, 16 Februari 2026, saat Grillmair, 67 tahun, menjadi korban penembakan yang diduga dilakukan oleh Freddy Snyder, seorang pria berusia 29 tahun yang kini ditangkap oleh pihak kepolisian.

Penembakan tersebut dilaporkan terjadi setelah pukul 6 pagi, saat petugas merespons panggilan darurat mengenai serangan bersenjata. Setibanya di lokasi, anggotanya menemukan Grillmair di beranda rumahnya dan segera menyatakan bahwa dia telah meninggal. Menurut laporan, Snyder ditangkap terkait dengan perampokan mobil yang terjadi tidak jauh dari lokasi kejadian, dan kini ia dikenai dakwaan pembunuhan serta tuduhan lain terkait kejahatan yang berbeda.

Carl Grillmair merupakan seorang astronom dan astrofisikawan yang berpengaruh, dengan banyak kontribusi penting pada penelitian eksoplanet. Ia lahir di tahun 1959 dan mengenyam pendidikan di University of Calgary, University of Victoria, serta Australian National University. Sejak bergabung dengan Infrared Processing and Analysis Center (IPAC) di Caltech pada 1997, ia terlibat dalam berbagai proyek NASA, termasuk pencarian asteroid.

Sebelum kematiannya, Grillmair tengah mengembangkan sebuah proyek baru terkait pengamatan dampak meteor di Bulan. Ia menerima penghargaan bergengsi, termasuk Medali Prestasi Ilmiah Luar Biasa NASA pada tahun 2011. Kepergian Grillmair telah meninggalkan duka mendalam bagi rekan-rekannya, termasuk Tom Greene, Direktur Eksekutif IPAC, yang menyatakan bahwa kontribusinya sangat berarti bagi komunitas ilmiah.

Baca Juga  Jack Miller Lanjut Bergabung dengan Pramac Yamaha di MotoGP 2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *