Meritagehighlands.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digulirkan Badan Gizi Nasional (BGN) telah memberikan dampak yang signifikan, tidak hanya dalam menciptakan lapangan kerja, tetapi juga dalam meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia. Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya, menyampaikan informasi ini dalam acara diskusi “MBG Talks” di Menara Kadin, Jakarta, pada 27 Februari 2026.
Sony mengungkapkan bahwa program MBG kini telah menciptakan lebih dari 1 juta lapangan kerja melalui layanan makanan berkualitas yang ditawarkan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Saat ini, terdapat 1.067.000 tenaga kerja di 22.900 SPPG yang sudah beroperasi, dan jumlah SPPG yang terverifikasi mencapai 24.320 unit. Semua unit ini dibangun dan dikelola oleh elemen masyarakat Indonesia.
Lebih lanjut, Sony menjelaskan bahwa efek ganda dari program ini bukan hanya pada aspek penciptaan lapangan kerja. MBG juga membuka peluang ekonomi baru yang berhubungan dengan perbaikan lingkungan. Salah satu contoh nyata adalah pemanfaatan minyak goreng bekas (jelantah) dari dapur MBG. Setiap SPPG diperkirakan dapat menghasilkan sekitar 500 liter jelantah setiap bulan, yang sebelumnya berpotensi mencemari lingkungan akan diolah menjadi produk bernilai ekonomi.
Program ini bertujuan untuk tidak hanya menjaga kesehatan gizi anak, tetapi juga memberikan manfaat sosial dan lingkungan yang lebih luas. Dengan kontribusi yang signifikan ini, MBG menjadi sebuah tumpuan hidup bagi banyak masyarakat di Indonesia, menyusul demonstrasi potensi perannya dalam memperbaiki ekonomi lokal dan meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.