Meritagehighlands.com – Mencegah obesitas dapat dimulai dengan kebiasaan sederhana seperti membaca label gizi pada kemasan makanan dan rutin berolahraga. Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Siti Nadia Tarmizi, mengungkapkan bahwa 28,7% masyarakat Indonesia melebihi batas konsumsi gula, garam, dan lemak (GGL) yang dianjurkan. Kelebihan asupan ini seringkali tidak disadari karena jarang menghitung total konsumsi harian, terutama dari produk kemasan.
Dalam acara Nutrifood Media Briefing di Jakarta, Nadia menekankan pentingnya membaca informasi nilai gizi per porsi yang mencantumkan kandungan GGL. Ia juga mengingatkan batas konsumsi harian yang aman untuk orang dewasa, yaitu 50 gram gula, 5 gram garam, dan 67 gram lemak. Masyarakat diharapkan lebih memperhatikan label “Pilihan Lebih Sehat” yang menunjukkan produk memenuhi kriteria pemerintah terkait batasan GGL.
Selain mengatur asupan makanan, Kementerian Kesehatan juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan energi melalui aktivitas fisik. Dalam rangka memperingati Hari Obesitas Sedunia, Nadia menganjurkan kebiasaan sederhana untuk meningkatkan aktivitas harian, seperti berjalan kaki untuk jarak pendek dan menggunakan tangga daripada lift.
Di momen Ramadhan, masyarakat diharapkan dapat melatih pengendalian konsumsi gula, terutama saat berbuka puasa. Dengan mengurangi gula secara bertahap dan tetap aktif, dapat dibangun kebiasaan sehat guna menekan risiko diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung. Perubahan kecil, jika dilakukan secara konsisten, diharapkan akan lebih efektif dalam mencegah obesitas.