Inalum Raih Laba Bersih Rp2,43 Triliun di Tahun 2025

[original_title]

Meritagehighlands.com – PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) mencatatkan laba bersih yang signifikan mencapai 142,8 juta dolar AS pada tahun 2025, meningkat 15 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 123,7 juta dolar AS. Direktur Utama Inalum, Melati Sarnita, mengungkapkan pencapaian ini dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi VI DPR RI di Jakarta, Selasa (10/10). Kenaikan laba bersih tersebut dipicu oleh peningkatan kinerja produksi dan penjualan, serta efisiensi dalam proses bisnis.

Produksi aluminium Inalum mengalami lonjakan dari 215.130 ton pada 2023 menjadi 274.230 ton pada 2024, dan terus meningkat menjadi 280.082 ton pada 2025. Selain itu, penjualan juga menunjukkan pertumbuhan yang solid, dari 220.126 ton pada 2023 menjadi 276.381 ton pada 2024, kemudian mencapai 280.141 ton pada tahun berikutnya.

Komposisi produk pada tahun 2025 didominasi oleh aluminium ingot G1 sebanyak 213.004 ton, diikuti oleh billet, alloy, molten, ingot S1B, dan ingot S2. Kinerja keuangan secara keseluruhan menunjukkan tren positif, dengan pendapatan perusahaan meningkat dari 544,8 juta dolar AS pada 2023 menjadi 716,9 juta dolar AS pada 2024, dan melonjak lagi menjadi 785,7 juta dolar AS pada 2025.

EBITDA juga mencatat pertumbuhan yang mengesankan, naik 121 persen dari 2023 ke 2024 dan 60 persen pada 2025. Sementara itu, kontribusi Inalum terhadap pendapatan negara meningkat, dengan pajak penghasilan badan mencapai Rp874 miliar. Melati menambahkan bahwa total biaya perusahaan meningkat 7 persen, mencapai 616,1 juta dolar AS pada 2025.

Dengan kinerja ini, Inalum menunjukkan komitmen dalam mendukung perekonomian nasional, serta berkontribusi signifikan melalui pajak dan pendapatan negara bukan pajak.

Baca Juga  Rahasia Polytron untuk Menjadikan AC Lebih Dingin dan Hemat Energi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *