BRIN Perkuat Riset Lokasi dan Teknologi PLTN di Kaltim

[original_title]

Meritagehighlands.com – Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Kalimantan Timur semakin mendekati kenyataan. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengungkapkan bahwa mereka sedang melakukan kajian mendalam terkait lokasi dan teknologi yang paling tepat untuk proyek tersebut. Kepala BRIN, Prof. Arif Satria, menjelaskan bahwa kebutuhan energi yang semakin meningkat, khususnya di sektor industri, serta upaya transisi energi hijau, membuat kehadiran PLTN menjadi hal yang sangat dibutuhkan.

Saat memberikan keterangan di Balikpapan, Arif menekankan pentingnya riset yang komprehensif dalam penentuan lokasi. Ada tiga kawasan potensial di Kaltim yang dinilai cocok untuk pengembangan PLTN, yaitu pesisir Sangatta di Kutai Timur, Samboja di Kutai Kartanegara, serta Babulu di Penajam Paser Utara. Pemilihan lokasi ini didasarkan pada ketersediaan pasokan air pendingin dari laut serta kestabilan geologi yang relatif aman dari ancaman gempa bumi.

BRIN juga mencatat bahwa wilayah Kaltim memiliki keunggulan geologis yang membuatnya lebih tahan terhadap bencana alam dibandingkan dengan daerah lainnya. Oleh karena itu, kajian ini tidak hanya fokus pada aspek keamanan reaktor, tetapi juga pada daya dukung lingkungan dan jarak aman dari pemukiman penduduk.

BRIN berkomitmen untuk melakukan seluruh tahapan kajian dengan transparansi dan akurasi, melibatkan perguruan tinggi lokal untuk memastikan kesiapan teknologi dan sumber daya manusia. Wacana pengembangan PLTN di Kaltim sudah dimulai sejak masa Gubernur Awang Faroek Ishak dan dilanjutkan oleh Gubernur Isran Noor, yang membuktikan bahwa langkah ini merupakan bagian penting dari upaya pemenuhan kebutuhan energi di wilayah tersebut di masa mendatang.

Baca Juga  Menkum Supratman Agtas Ungkap 1.178 Narapidana Amnesti Lolos

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *