Meritagehighlands.com – El Niño 2026 diperkirakan akan menguat dan mencapai puncaknya pada bulan Desember, dengan risiko menjadi salah satu peristiwa terkuat yang tercatat sejak tahun 1950. Hal ini diketahui dari peringatan yang dikeluarkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui laporan Organisasi Meteorologi Dunia (WMO).
Menurut laporan bulanan Global Seasonal Climate Update, fenomena ini akan menyebabkan peningkatan suhu yang signifikan di berbagai belahan dunia. Pentingnya fenomena El Niño terletak pada dampak yang bisa diperburuk oleh perubahan iklim yang diakibatkan oleh aktivitas manusia. Kenaikan suhu permukaan laut di wilayah Pasifik khatulistiwa bagian tengah dan timur menjadi pemicu utama dari perubahan pola cuaca global.
El Niño biasanya terjadi setiap dua hingga tujuh tahun dan dapat bertahan antara sembilan hingga 12 bulan. Dalam laporan tersebut, WMO mengungkapkan bahwa fenomena ini tidak hanya berpotensi meningkatkan suhu di atas rata-rata, tetapi juga dapat mengganggu pola curah hujan, meningkatkan risiko kekeringan di beberapa wilayah, serta banjir di daerah lainnya.
Peningkatan suhu dan perubahan pola curah hujan yang dipicu oleh El Niño menjadi perhatian serius, mengingat dampaknya yang meluas terhadap ketahanan pangan serta ketersediaan air bersih di berbagai negara. Dengan puncaknya yang diprediksi akan terjadi pada bulan Desember, banyak pihak berharap langkah-langkah mitigasi dapat segera diambil untuk mengurangi dampak negatif yang mungkin terjadi.