BI Alokasikan Rp36,38 Triliun untuk Bank Pembiayaan Hijau

[original_title]

Meritagehighlands.com – Bank Indonesia (BI) mengumumkan penyaluran insentif makroprudensial sebesar Rp36,38 triliun hingga 1 November 2025 kepada bank-bank yang mendukung pembiayaan untuk sektor-sektor berkelanjutan. Langkah ini diluncurkan oleh Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti di Badung, Bali, Senin, sebagai bagian dari kebijakan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang hijau dan berkelanjutan.

Destry menjelaskan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk mengurangi emisi yang dihasilkan dari aktivitas ekonomi, serta mendukung pembangunan yang inklusif. Dalam rangka mendukung upaya tersebut, BI juga mengadakan penanaman 1.000 pohon mangrove di Kawasan Konservasi Maritim Teluk Benoa, Bali. Secara keseluruhan, BI telah menanam sekitar 37 ribu pohon di seluruh Indonesia dan membeli kredit karbon sebanyak 150 ton CO₂e untuk mengompensasi emisi dari kegiatan ekonominya.

Sementara itu, Kepala Departemen Ekonomi Keuangan Inklusif dan Hijau BI, Nita Anastuty, menambahkan bahwa minat industri perbankan untuk terlibat dalam pembiayaan hijau semakin meningkat. BI berencana untuk memperkuat permintaan atas pembiayaan hijau, termasuk dari sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), dengan merumuskan pedoman hijau yang dapat digunakan oleh perbankan.

I Made Rentin, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemprov Bali, menegaskan bahwa penanaman pohon mangrove merupakan komitmen untuk menjaga ekosistem pesisir yang berfungsi sebagai paru-paru dan pelindung alami. Ia juga menyatakan bahwa langkah BI dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menjalankan ekonomi tanpa mengorbankan lingkungan. Semua upaya ini sejalan dengan agenda pemerintah untuk mencapai emisi nol bersih pada tahun 2060.

Baca Juga  Makanan Alami yang Berisiko Buruk untuk Pencernaan Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *