Meritagehighlands.com – Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut) terus berkomitmen untuk menyerap gabah kering hasil panen petani meski dalam masa libur Lebaran 2026. Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumut, Budi Cahyanto, menegaskan bahwa tim penyerapan gabah akan tetap bekerja agar petani dapat menjual hasil panennya dengan mudah selama periode libur.
Budi menjelaskan, keputusan ini diambil sebagai langkah antisipasi untuk mendukung petani yang berencana menjual gabah mereka. Saat ini, kondisi cuaca di Sumut yang relatif panas membantu proses pengeringan gabah. Dengan demikian, petani tidak perlu khawatir untuk menjual gabah ke Bulog dalam periode ini. Harga jual gabah kering ditetapkan sebesar Rp6.400 per kilogram di tingkat petani dan Rp6.700 per kilogram di tingkat penggilingan.
Sebagai catatan, hingga 18 Maret 2026, Perum Bulog telah berhasil menyerap sebanyak 12.242 ton gabah kering dari petani di berbagai daerah, seperti Kabupaten Langkat, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Simalungun, dan Batu Bara. Dari jumlah tersebut, konversi menjadi beras diperkirakan setara dengan sekitar 6.121 ton.
Penyerapan terbesar berasal dari Langkat, Deli Serdang, dan Simalungun. Langkah ini diharapkan dapat memastikan ketersediaan bahan pangan terutama beras selama liburan dan menjaga stabilitas pasokan di pasar. Bulog berkomitmen untuk terus mendukung petani dan memenuhi kebutuhan masyarakat selama momen penting seperti Lebaran.