Meritagehighlands.com – Reaktivasi tambang Ombilin di Sawahlunto, Sumatera Barat, menjadi perhatian khusus bagi PT Bukit Asam Tbk (PTBA). Perusahaan ini berkomitmen untuk menjaga agar kegiatan pertambangan tidak merusak kawasan warisan budaya serta ruang aktivitas masyarakat setempat.
General Manager PTBA Ombilin Mining Site, Yulfaizon, menyatakan bahwa perusahaan telah melakukan kajian mendalam untuk menghindari dampak negatif terhadap kawasan heritage dan fasilitas publik. “Kami berupaya agar reaktivasi aman, lingkungan terjaga, dan masyarakat juga terlindungi,” ujarnya pada Selasa.
Keberadaan Ombilin Coal Mining Heritage of Sawahlunto yang diakui sebagai Warisan Dunia UNESCO pada 2019 menambah pentingnya aspek pelestarian dalam rencana reaktivasi. Hal ini mempertimbangkan upaya menjaga agar kegiatan pertambangan tidak mengganggu akses masyarakat maupun penggunaan fasilitas yang dibutuhkan untuk kepentingan umum.
PTBA juga melakukan analisis menyeluruh terkait jarak antara wilayah tambang rencana dan permukiman warga, yang menjadi bagian dari analisis dampak lingkungan (Amdal). Ini mencakup identifikasi potensi dampak kepada lingkungan dan masyarakat di sekitar lokasi tersebut.
Kepala Wilayah PTBA menegaskan bahwa pengaturan wilayah operasional dan pengendalian dampak merupakan bagian penting dari persiapan reaktivasi. Langkah-langkah ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk melindungi warisan budaya dan mendukung aktivitas masyarakat lokal saat melanjutkan operasional tambang Ombilin.