Meritagehighlands.com – Dalam sambutannya pada pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) ke-18 Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya semangat nasionalisme sebagai kunci kemajuan ekonomi suatu bangsa. Acara tersebut diselenggarakan di Bandar Lampung, Provinsi Lampung, pada hari Rabu (tanggal sesuai acara).
Prabowo menyatakan bahwa kemajuan ekonomi tidak dapat terlepas dari rasa nasionalisme. Ia mengutip pendapat tokoh-tokoh kapitalisme yang menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi baru dapat dicapai dengan didasari oleh semangat kebangsaan. Presiden melihat posisi HIPMI sebagai wadah penting yang harus dilestarikan untuk membentuk generasi pengusaha yang kompetitif.
Acara yang dibuka dengan pemukulan alat musik tradisional Lampung oleh Presiden ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh senior dan calon ketua umum Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI. Ketua Umum BPP HIPMI, Akbar Himawan Buchari, dalam laporannya menyatakan bahwa munas kali ini merupakan momentum penting untuk memperkuat kontribusi nyata terhadap pembangunan ekonomi nasional dan menjaga semangat kemandirian ekonomi.
Akbar mengingatkan pesan dari Profesor Sumitro Djojohadikusumo mengenai kedaulatan ekonomi Indonesia, yang menjadi pedoman bagi generasi muda agar menjaga makna kemerdekaan tidak hanya sebatas seremoni. Mengutipnya, ia menegaskan bahwa munas ini merupakan ruang bagi HIPMI untuk merumuskan langkah konkret dalam memastikan kemerdekaan Indonesia tidak hanya berlangsung secara politik, tetapi juga dalam aspek ekonomi.
Acara dihadiri ribuan peserta dari berbagai daerah, dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, serta dilanjutkan dengan hymne dan mars HIPMI, diikuti doa bersama seluruh pengurus daerah.