Menhub: Presiden Awasi Dampak Erupsi GAK pada Transportasi

[original_title]

Meritagehighlands.com – Erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) yang terjadi baru-baru ini telah mengganggu sektor transportasi, khususnya penerbangan di beberapa wilayah di Indonesia. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto secara konsisten memantau situasi ini, meminta pembaruan informasi hampir setiap saat untuk memastikan keselamatan dan kelancaran layanan transportasi udara.

Dalam pernyataan resmi di Jakarta, Dudy menjelaskan bahwa presiden memberikan instruksi kepada semua pihak untuk mengantisipasi situasi, mengingat penyebaran abu vulkanik dan kondisi cuaca yang dapat berubah-ubah. “Kami harus siap menghadapi segala kemungkinan,” tegasnya.

Dudy melakukan pemantauan langsung dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, dengan menggunakan layar monitor untuk melihat kondisi terkini terkait sebaran abu vulkanik dan dampaknya terhadap penerbangan. Hingga kini, sebanyak 1.558 penerbangan telah terdampak akibat penutupan delapan bandara, demi menjaga keselamatan. Bandara-bandara tersebut antara lain Soekarno-Hatta, Halim Perdanakusuma, dan Radin Inten II, serta beberapa bandara lain di kawasan Lampung dan Banten.

Penutupan bandara yang diperpanjang hanya sampai pukul 24.00 WIB ini mengakibatkan penyesuaian pada penerbangan keberangkatan dan kedatangan. Hasil pemantauan menunjukkan perubahan arah pergerakan abu vulkanik ke timur dengan kecepatan lima knot pada ketinggian 15 ribu kaki.

Melihat situasi ini, Presiden Prabowo mengimbau masyarakat di Jakarta dan sekitarnya untuk tetap tenang, bersikap waspada, serta mengikuti arahan pemerintah dan petugas lapangan. Pihak berwenang juga mengingatkan agar tidak mendekati kawasan GAK dan mematuhi zona bahaya yang telah ditetapkan.

Pemerintah, termasuk BNPB, BMKG, dan kementerian terkait, diminta untuk melanjutkan pemantauan dan memastikan kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat ini.

Baca Juga  Rupiah Tertekan Menjadi Rp17.930 per Dolar AS di Pagi Hari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *