Meritagehighlands.com – Bandara Depati Amir Pangkalpinang di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung membatalkan sejumlah penerbangan rute ke Bandara Soekarno Hatta Jakarta akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Pembatalan ini dilakukan untuk menjaga keselamatan penumpang dan kepatuhan terhadap prosedur keselamatan penerbangan.
General Manager PT Angkasa Pura Indonesia, Muhammad Haekal, menyatakan bahwa pihaknya terus memantau situasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan kelancaran operasional penerbangan. Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau berpotensi menyebabkan dampak abu vulkanik yang dapat mengganggu perjalanan udara, terutama di Bandara Soekarno Hatta.
Pada hari Minggu, dua penerbangan dari Jakarta menuju Pangkalpinang, yaitu Super Air Jet IU 820 dan Citilink QG 972, dibatalkan. Sebaliknya, Bandara Depati Amir juga melakukan dua pembatalan pada penerbangan sebaliknya, yakni Super Air Jet IU 821 dan Citilink QG 973. Penyesuaian jadwal penerbangan ini akan terus berlanjut sesuai perkembangan kondisi vulkanik dan situasi ruang udara.
Muhammad Haekal mengingatkan calon penumpang untuk memeriksa status penerbangan secara berkala guna menghindari ketidaknyamanan. Penumpang juga disarankan menghubungi contact center injourney airport di nomor 172 untuk mendapatkan informasi terkini dan bantuan.
Kondisi penerbangan diharapkan kembali normal setelah situasi menjadi lebih aman, namun akan terus dipantau dengan ketat. Pihak maskapai dan bandara berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat agar perjalanan udara tetap terjaga.