Bantuan Pangan Menghidupkan Harapan Dapur Sederhana

[original_title]

Meritagehighlands.com – Di Lingkungan V, Kelurahan Bailang, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara, seorang ibu bernama Hayati Sahempa (45) hidup dalam kesederhanaan. Meskipun kehidupannya jauh dari mewah, Hayati merupakan simbol perjuangan seorang ibu yang berusaha keras agar keluarganya tetap bertahan dalam kondisi ekonomi yang sulit.

Hayati dan suaminya, yang bekerja sebagai buruh harian lepas, harus menghidupi empat anak. Pekerjaan suaminya tidak selalu tersedia; ketika ada, penghasilannya maksimal sekitar Rp60 ribu per hari. Kondisi tempat tinggal mereka pun sangat memprihatinkan, dengan rumah yang hanya terbuat dari tripleks dan dapur kecil berbahan bambu dan seng.

Setiap hari, Hayati berjuang di dapurnya untuk menyiapkan makanan dengan peralatan seadanya. Meskipun sulit, dirinya bertekad untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ketika penghasilan suami tidak mencukupi, ia harus pintar-pintar menyesuaikan kebutuhan rumah tangga dengan uang yang ada.

Salah satu kabar baik yang diterima Hayati adalah anaknya bisa melanjutkan pendidikan di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 21 Manado. “Terima kasih pak Presiden dan pemerintah Sulut,” ucap Hayati penuh rasa syukur. Pendidikan bagi anak-anaknya menjadi harapan baru di tengah keterbatasan yang mereka hadapi.

Tak hanya itu, Hayati baru saja menerima kabar dari kepala lingkungan bahwa namanya terdaftar sebagai penerima bantuan pangan beras untuk bulan Juli hingga September 2026. Bantuan beras ini sangat berarti, terutama mengingat penghasilan suaminya yang tidak menentu. Bagi Hayati, beberapa kilogram beras bukan sekadar bahan makanan, melainkan penentu kehidupan sehari-hari bagi keluarganya.

Baca Juga  Tahun Baru Jakarta Dirayakan Sederhana Demi Solidaritas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *