Meritagehighlands.com – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berupaya meningkatkan akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk pelaku usaha sektor kelautan dan perikanan. Langkah ini diambil melalui peningkatan literasi keuangan dan kapasitas usaha, yang diimplementasikan dalam program Generasi Melek Inklusi dan Literasi Keuangan (Gemilang). Pelaksanaan program ini ditujukan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP, Erwin Dwiyana, menjelaskan bahwa dengan meningkatkan sumber daya manusia (SDM) yang lebih kompeten, program kerja prioritas nasional dapat berjalan lebih efektif. Dia juga berharap ini dapat memberikan manfaat ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat, terutama dalam menghadapi tantangan yang ada.
Program Gemilang diikuti oleh 30 peserta, terdiri dari 18 pelaku UMKM dan 12 pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Sosialisasi program telah dilaksanakan pada Rabu, 1 Juli lalu. Para peserta dibekali dengan kemampuan mengelola usaha, meningkatkan literasi keuangan, serta akses pembiayaan formal melalui perbankan.
Direktur Pemberdayaan Usaha KKP, Ali Rahmat Iman Santoso, menekankan pentingnya peningkatan kapasitas pelaku usaha, mengingat rendahnya pemanfaatan pembiayaan formal di sektor ini. Berdasarkan data Kementerian Keuangan, realisasi penyaluran KUR untuk sektor kelautan dan perikanan hingga triwulan I 2026 baru mencapai sekitar 1,5 persen dari total KUR nasional. Ali menyatakan bahwa kondisi ini menunjukkan ada peluang besar untuk memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha dalam sektor kelautan dan perikanan.