Jemaah Haji Berangkat ke Arafah, Kemenhaj Ingatkan Larangan

[original_title]

Meritagehighlands.com – Jemaah haji Indonesia mulai melakukan perjalanan dari hotel pemondokan mereka di Makkah menuju Padang Arafah pada Senin, 25 Mei 2026. Pergerakan ini menandai puncak ibadah haji 1447 Hijriah, yang merupakan fase penting dalam ritual tahunan tersebut.

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) telah merancang skema evakuasi jemaah dalam tiga gelombang waktu untuk mencegah penumpukan massa dan memastikan kelancaran transportasi. Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaf, menjelaskan bahwa pergerakan ini dimulai sejak pagi hari dan dibagi menjadi tiga jadwal keberangkatan yakni pukul 07.00, 11.30, dan 16.30 waktu setempat.

Aktivitas ini berlangsung di bawah pengawasan yang ketat, di mana jemaah diharuskan untuk mengikuti jadwal keberangkatan kelompok mereka. Tindakan melanggar, seperti berangkat sendiri di luar jam yang telah ditetapkan, dilarang keras. Kemenhaj menekankan pentingnya kebersamaan dalam rombongan untuk menjaga keselamatan selama perjalanan menuju Arafah.

Dalam konteks ini, seluruh jemaah diingatkan untuk mengenakan pakaian ihram dan niat haji sebelum berangkat. Kemenhaj juga mengeluarkan beberapa peringatan terkait larangan saat berada dalam keadaan ihram, seperti melarang potong kuku, mencabut rambut, menggunakan wewangian, serta melakukan hubungan suami istri. Selain itu, jemaah perempuan tidak diperbolehkan menutup wajah dan tangan selama masa ihram.

Kemenhaj menekankan pentingnya pengendalian diri dan emosi di tengah kerumunan yang padat. Jemaah diimbau untuk menjaga sikap dan perilaku mereka agar kesucian ibadah tetap terjaga, mengingat wukuf di Arafah merupakan salah satu momen paling khusyuk dalam perjalanan haji.

Baca Juga  Pendampingan Hukum untuk Pegawai Pajak Kena OTT KPK oleh Purbaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *