Israel Intensifkan Serangan di Gaza, Gencatan Senjata Dilanggar

[original_title]

Meritagehighlands.com – Israel telah melanggar perjanjian gencatan senjata dengan melancarkan serangan udara dan tembakan artileri ke wilayah Gaza pada Sabtu dini hari. Berdasarkan laporan dari Anadolu, tentara Israel membombardir sejumlah bangunan dan fasilitas hunian, serta meledakkan kendaraan yang berisi bahan peledak di daerah timur Rafah dan Khan Younis, yang dilibatkan dalam kendali militer Israel.

Saksi mata melaporkan bahwa serangan serupa juga terjadi di kawasan permukiman Al-Tuffah dan Shujaiya di Kota Gaza, disertai dengan suara tembakan artileri dari kendaraan militer Israel di tepi zona operasional yang dimaksud. Pada hari sebelumnya, serangan terfokus pada bangunan warga Palestina di Khan Younis dan di sekitar kamp-kamp pengungsi di Bureij serta Jabalia.

Meskipun terdapat gencatan senjata, Israel tetap menguasai lebih dari setengah wilayah Jalur Gaza dengan menentukan “garis kuning” sebagai batas antara area operasional militer dan kawasan hunian warga. Dalam beberapa waktu terakhir, intensitas serangan meningkat di sekitar garis tersebut, mengakibatkan kerusakan lebih lanjut dan menjadikan lingkungan semakin berbahaya bagi penduduk sipil.

Sejak Oktober 2023, laporan menunjukkan bahwa hampir 70.000 orang tewas, mayoritas di antaranya adalah perempuan dan anak-anak, sementara lebih dari 170.800 orang mengalami luka-luka. Kebijakan militer ini telah menyebabkan kehancuran besar-besaran di wilayah Palestina, menciptakan situasi kemanusiaan yang memprihatinkan. Dengan serangan yang terus berlanjut, masa depan keamanan dan stabilitas di kawasan tersebut semakin suram.

Baca Juga  IPhone 17 Siap Diluncurkan di Indonesia Setelah Dapat Sertifikasi TKDN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *