Meritagehighlands.com – Iran telah menembak jatuh jet tempur F-15E Strike Eagle Amerika Serikat dalam pertempuran yang berlangsung pada hari Jumat. Insiden ini pertama kali dilaporkan oleh media Iran, yang menyebut jet tempur tersebut sebagai F-35, dan menciptakan kontroversi terkait klaim-klaim tersebut. Dalam menanggapi situasi ini, Presiden AS Donald Trump menegaskan bahwa keruntuhan jet tempur tidak akan mengganggu upaya diplomatik mereka dalam mengakhiri konflik dengan Iran.
Trump menyatakan, “Tidak, sama sekali tidak. Tidak, ini perang. Kita sedang berperang,” menanggapi pertanyaan terkait dampak insiden ini terhadap negosiasi. Pernyataan ini merupakan reaksi pertama Presiden AS terhadap jatuhnya pesawat tempur dalam konteks ketegangan yang meningkat dengan Iran, yang berlangsung bersamaan dengan operasi militer dan upaya diplomasi.
Sementara itu, laporan dari media AS menyebutkan bahwa pasukan khusus Amerika telah berhasil menyelamatkan salah satu awak jet yang terkena tembakan, sementara satu awak lainnya masih dalam pencarian. Analisis dari CNN juga mengonfirmasi bahwa puing-puing yang diperlihatkan oleh media Iran sesuai dengan model F-15.
IRIB, media milik negara Iran, menjadi yang pertama melaporkan insiden ini, serta membagikan peta lokasi pencarian pilot yang hilang. Kejadian ini menyoroti ketegangan yang terus berlanjut di kawasan tersebut, dengan operasi militer yang kompleks dan upaya penyelamatan yang sedang dilakukan di lapangan. Konflik ini semakin memperumit hubungan antara kedua negara dan menambah ketidakpastian di wilayah tersebut.