Meritagehighlands.com – Dalam peristiwa yang terjadi di Jogja Marathon, Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono, Danrem 072/Pamungkas, terlibat dalam insiden saat mencoba menarik paksa ajudannya yang tidak mengenakan nomor Bib. Insiden ini menuai perhatian publik, namun pihak Korem menyatakan bahwa masalah tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan.
Kepala Penerangan Korem 072/Pamungkas, Mayor Inf Suwito, menjelaskan bahwa ajudan mulai mengikuti kegiatan dengan menggunakan nomor peserta resmi. Namun, saat pelaksanaan acara, terdapat kemungkinan nomor tersebut terlepas akibat kerumunan peserta yang padat. Kesalahpahaman ini memicu situasi yang tidak menguntungkan saat pemeriksaan oleh petugas.
Suwito menambahkan bahwa setelah insiden tersebut, komunikasi antara pihak Danrem dan penyelenggara acara telah dilakukan. Semua pihak sepakat bahwa kejadian ini adalah persoalan teknis yang segera diselesaikan. Ia memberikan apresiasi kepada profesionalisme panitia dan petugas yang menjalankan tugas dengan baik untuk menjaga ketertiban acara.
Ia juga menyampaikan harapan agar masyarakat dapat menanggapi peristiwa ini dengan proporsional dan tidak mengaitkannya dengan isu lain yang tidak berdasar. Hubungan antara Korem 072/Pamungkas dan penyelenggara acara dipastikan tetap baik, dan mereka berupaya untuk mencegah terulangnya kesalahpahaman di masa depan.