Meritagehighlands.com – Tren kualitas tidur yang optimal kini semakin diminati oleh masyarakat, dengan fokus khusus pada konsep deep sleep. Banyak orang berupaya untuk memperpanjang durasi deep sleep, meskipun terkadang merasa harus mengorbankan total waktu tidur harian mereka. Namun, perdebatan muncul mengenai apakah lebih menguntungkan untuk mendapatkan deep sleep yang lebih banyak dalam waktu tidur yang lebih singkat, atau sebaliknya.
Vishal Dasani, seorang edukator dan pelatih tidur ternama di Indonesia, memberikan penjelasan mengenai hal ini melalui video di Instagram-nya. Ia membahas perbandingan antara tidur selama delapan jam dengan satu jam deep sleep, dan tidur selama lima jam dengan dua jam deep sleep. Menurut Vishal, pilihan yang lebih baik adalah tidur delapan jam meskipun hanya memiliki satu jam deep sleep.
“Sebagian orang sering bertanya, ‘Mana yang lebih baik? Tidur delapan jam tetapi deep sleep-nya cuma satu jam, atau tidur lima jam tetapi deep sleep-nya dua jam?’ Saya lebih memilih tidur yang delapan jam,” tuturnya. Vishal menekankan bahwa memfokuskan perhatian hanya pada deep sleep adalah pemahaman yang keliru. Tubuh manusia memerlukan siklus tidur yang menyeluruh, bukan hanya satu fase.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa siklus tidur terdiri dari light sleep, deep sleep, dan REM sleep, yang masing-masing memiliki peran penting dalam kesehatan secara keseluruhan. Dalam hal ini, setiap fase saling melengkapi dan memiliki fungsi yang tidak bisa diabaikan. Oleh karena itu, penting bagi individu untuk menghargai keseluruhan siklus tidur demi kebugaran tubuh yang optimal.