Meritagehighlands.com – Empat staf terluka dalam insiden yang terjadi di Bandar Udara Internasional Dubai pada dini hari Ahad, di tengah ketegangan keamanan yang meningkat di kawasan Timur Tengah menyusul serangan terbaru oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Menurut pernyataan resmi dari Kantor Media Dubai, situasi di bandara dapat diatasi dengan cepat, dan salah satu area penghubung terminal dilaporkan mengalami kerusakan ringan.
Tim tanggap darurat dikerahkan untuk menangani insiden tersebut bersama otoritas terkait. Keempat staf yang terluka segera menerima perawatan medis, namun tidak ada informasi lebih lanjut mengenai kondisi mereka. Pihak bandara juga menyatakan bahwa sebagian besar terminal telah dikosongkan dari penumpang berkat rencana kontinjensi yang telah dipersiapkan sebelumnya.
Meskipun rincian lebih lanjut tentang insiden ini tidak diungkapkan, beberapa media Arab melaporkan bahwa kerusakan pada bangunan bandara kemungkinan berkaitan dengan serangan rudal Iran. Info terbaru menunjukkan bahwa pada hari Sabtu sebelumnya, Uni Emirat Arab mengonfirmasi bahwa wilayahnya menjadi sasaran serangan oleh Iran, yang menyebabkan seorang warga tewas.
Serangan gabungan oleh Amerika Serikat dan Israel terjadi pada hari yang sama, yang ditujukan untuk mengatasi apa yang disebut sebagai ancaman dari Iran. Sebagai respons, Iran menargetkan wilayah Israel dan pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan dengan peluncuran rudal dan drone.
Di tengah situasi ini, Israel telah menetapkan keadaan darurat nasional. Iran pun berkomitmen untuk memberikan respons keras terhadap serangan tersebut dengan meluncurkan serangan lanjutan ke arah Israel dan lokasi militer AS di Timur Tengah. Pejabat berwenang setempat menjanjikan pembaruan informasi seiring perkembangan situasi.