Perusahaan Tambang China Didorong Tingkatkan Kepatuhan di RI

[original_title]

Meritagehighlands.com – Perusahaan pertambangan asal China yang beroperasi di Indonesia diingatkan untuk meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi nasional. Hal ini bertujuan agar kegiatan investasi dan pengelolaan sumber daya mineral berjalan sesuai ketentuan serta mendukung pembangunan berkelanjutan. Dalam upaya tersebut, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama PT Zishan Tambang Indonesia mengadakan pelatihan lanjutan mengenai Kebijakan Pertambangan dan Kepatuhan Regulasi di Indonesia.

Pelatihan yang berlangsung pada sesi kedua ini mengumpulkan sekitar 50 peserta, termasuk pejabat dan pakar industri, yang mewakili lebih dari 20 perusahaan. Acara ini menjadi wadah bagi peserta untuk berbagi pengalaman dan pandangan terkait berbagai tantangan di sektor pertambangan. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Dr. Tri Winarno, menekankan pentingnya kerja sama yang berkelanjutan, bukan hanya dari segi modal tetapi juga kepercayaan dan pemahaman terhadap regulasi.

Peserta pelatihan diberikan paparan mengenai proses perizinan dan perencanaan operasional proyek yang harus dipatuhi. Pengelolaan lingkungan dan kebijakan hilirisasi juga menjadi fokus utama. Duan dari Norin Mining menyatakan bahwa kegiatan ini membantu perusahaan dalam meningkatkan kepatuhan secara sistematis dan menegaskan bahwa tanggung jawab perusahaan terhadap lingkungan adalah komitmen jangka panjang.

Program pengembangan masyarakat pun diakui sebagai kunci keberhasilan di sektor pertambangan Indonesia. Selain itu, melalui diskusi dan pelatihan ini, pemerintah bertujuan untuk melibatkan pelaku industri dan akademisi dalam penyusunan kebijakan yang transparan, sesuai dengan standar internasional. Kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat kerja sama antara Indonesia dan China di sektor pertambangan, serta menciptakan fondasi bagi transformasi hijau industri dan investasi yang berkelanjutan.

Baca Juga  Wamendikdasmen Ingin Guru Fokus Ke Pengajaran, Bukan Administrasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *