Meritagehighlands.com – Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan dinilai tidak hanya sebagai aset komersial PT Pertamina, tetapi juga sebagai infrastruktur strategis bagi negara. Hal ini ditegaskan oleh Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Nurdin Halid, dalam sebuah keterangan resmi yang diterima di Jakarta. Ia menyampaikan bahwa kilang ini memiliki peran vital dalam menjaga ketahanan energi nasional, sehingga penting untuk merancang desain operasional yang mencakup kapasitas cadangan yang cukup serta skenario kedaruratan dan mitigasi risiko geopolitik.
Kunjungan spesifik Komisi VI DPR RI ke kilang minyak Pertamina di Balikpapan, Kalimantan Timur, pada 29 Januari, dipimpin langsung oleh Nurdin. Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan pengawasan terhadap proyek strategis dalam sektor energi, terutama pengembangan RDMP Balikpapan. Nurdin juga menekankan pentingnya optimalisasi kilang untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor bahan bakar minyak (BBM).
Keberhasilan RDMP Balikpapan dianggap sebagai salah satu kunci dalam mencapai kemandirian energi nasional, di mana kebutuhan energi dalam negeri dapat dipenuhi lewat kapasitas produksi lokal. Komisi VI DPR RI menunjukkan komitmen untuk memperkuat peran Pertamina sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) strategis dalam sektor energi, memberikan dukungan penuh baik dari sisi regulasi maupun pengawasan.
Nurdin menegaskan, “Kami akan terus mendukung Pertamina agar Indonesia tidak lagi bergantung pada impor BBM dan mampu memenuhi seluruh kebutuhan energi nasional secara mandiri.” melalui pernyataan ini, Komisi VI berharap RDMP Balikpapan dapat berjalan optimal dan tepat sasaran, berkontribusi pada kemandirian energi yang lebih baik di masa mendatang.