China Mendesak AS Akhiri Blokade dan Sanksi kepada Kuba

[original_title]

Meritagehighlands.com – China mendesak Amerika Serikat (AS) untuk segera menghentikan blokade, sanksi, serta segala bentuk pemaksaan dan tekanan terhadap Kuba. Seruan ini disampaikan oleh juru bicara Kementerian Luar Negeri China pada Selasa, 5 Mei 2026, sebagai respons terhadap keputusan AS untuk meningkatkan sanksi terhadap negara tersebut.

Dalam pernyataannya, juru bicara menganggap langkah-langkah koersif yang diambil oleh AS sebagai tindakan ilegal dan tidak masuk akal. Ia menekankan bahwa peningkatan sanksi tersebut melanggar hak rakyat Kuba dalam memperoleh kehidupan yang layak dan mengembangkan negara, serta bertentangan dengan norma-norma internasional yang berlaku.

China menegaskan dukungannya terhadap Kuba dalam upaya mempertahankan kedaulatan dan keamanan nasionalnya. Negara itu juga menolak segala bentuk campur tangan asing dalam urusan domestik Kuba. Hal ini mencerminkan komitmen China untuk menjaga hubungan yang solid dengan Kuba di tengah meningkatnya ketegangan antara Kuba dan AS.

Langkah AS yang memicu reaksi ini dinilai oleh banyak pihak sebagai bentuk tekanan yang tidak adil, dan telah menimbulkan dampak luas pada kehidupan masyarakat Kuba. Penolakan keras dari China mencerminkan potensi perubahan dinamika geopolitik, serta memperlihatkan posisi tegas China dalam mendukung negara-negara yang menghadapi ancaman dari ungkapan kebijakan luar negeri AS.

Diharapkan, pernyataan ini akan membuka jalur dialog antara pihak-pihak terkait guna mendorong penyelesaian yang damai dan konstruktif di wilayah tersebut, serta memberikan perlindungan yang lebih baik bagi rakyat Kuba.

Baca Juga  Kemenkes Laporan Fasilitas Kesehatan Terendam Banjir di Langkat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *