BPS Siapkan Sensus Ekonomi 2026, Targetkan 42 Juta Usaha

[original_title]

Meritagehighlands.com – Badan Pusat Statistik (BPS) memulai sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) dengan target melibatkan lebih dari 42 juta unit usaha di Indonesia. Sekretaris Utama BPS, Zulkipli, menyatakan bahwa SE2026 merupakan sensus yang paling kompleks yang pernah dilakukan BPS, karena fokus utama pada pelaku usaha sebagai responden.

Pelaksanaan SE2026 akan mengevaluasi seluruh aktivitas ekonomi di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota, terlepas dari sektor pertanian, administrasi pemerintahan, dan aktivitas rumah tangga. Zulkipli menjelaskan bahwa pendekatan baru akan diterapkan dalam sensus kali ini, termasuk pemanfaatan teknologi digital dan kolaborasi lintas sektor untuk mendukung proses pengumpulan data.

Sensus ini akan dilakukan dalam dua fase. Fase pertama dari 1 hingga 30 Mei 2026, menggunakan metode Computer Assisted Web Interviewing (CAWI) untuk usaha besar. Sedangkan fase kedua, berlangsung dari 16 Mei hingga 31 Juli 2026, akan menerapkan Computer Assisted Personal Interview (CAPI) untuk usaha mikro, kecil, dan menengah yang belum memiliki alamat email.

Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Digital, Molly Prabawati, menegaskan pentingnya partisipasi pelaku usaha sebagai penentu keberhasilan SE2026, di mana tingkat respons merupakan tantangan utama. Survei internal BPS menunjukkan bahwa 68 persen pelaku usaha bersedia berpartisipasi jika diberikan penjelasan yang jelas mengenai tujuan dan manfaat sensus.

Molly menambahkan bahwa peningkatan kepercayaan responden sangat penting, dan informasi tentang perlindungan data yang dijamin oleh Undang-Undang Statistik perlu disampaikan kepada publik. Melalui partisipasi yang tinggi, BPS berharap dapat menghasilkan data yang akurat untuk mendukung perencanaan pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

Baca Juga  Komisi VI: RDMP Balikpapan Harus Menjadi Infrastruktur Utama

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *