Alarm Banjir Berbunyi, BPBD Konfirmasi Air di Bekasi Menurun

[original_title]

Meritagehighlands.com – Tinggi muka air di Bekasi mengalami penurunan setelah alarm peringatan banjir berbunyi di beberapa titik. Pada Rabu, 28 Januari 2026, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono mengungkapkan situasi ini melalui akun Instagram resminya. Alarm tersebut terdengar di Kali Lengkak, Bekasi Timur, sekitar pukul 20.22 WIB, menandakan adanya kenaikan debit air di Kali Bekasi meskipun hujan tidak turun di wilayah tersebut.

Pemerintah Kota Bekasi melaksanakan langkah antisipasi dengan memantau terus debit air di Bendungan Kali Bekasi. Wali Kota menekankan pentingnya pengendalian aliran air untuk menghindari potensi banjir, dengan seluruh tim tetap bersiaga. “Kami memastikan pengendalian debit air terkontrol dengan baik,” ujar Tri Adhianto.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga menginformasikan bahwa tinggi muka air di beberapa titik, termasuk Bendungan Kali Bekasi, menunjukkan tanda-tanda penurunan. Memperkuat informasi tersebut, BPBD menyatakan bahwa arus air mulai melemah dan situasi di Kota Bekasi saat ini dinyatakan aman. Masyarakat, terutama yang tinggal di wilayah rawan, diimbau untuk tetap siaga dan memantau informasi resmi.

Data terkini yang dilaporkan BPBD menunjukkan tren penurunan tinggi muka air di Pos Pantau P2C dari 480 cm pada pukul 20.00 WIB menjadi 450 cm pada pukul 22.00 WIB. Kondisi ini menjadi perhatian dalam upaya menjaga keselamatan masyarakat di kawasan yang mungkin terdampak banjir.

Baca Juga  Ribuan Siswa Thailand Terima iPad untuk Belajar Fleksibel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *