Ekonom Anggap BI Rate Stabil Jadi Pilihan Paling Ideal

[original_title]

Meritagehighlands.com – Ekonom senior Ryan Kiryanto menegaskan bahwa langkah terbaik bagi Bank Indonesia (BI) saat ini adalah mempertahankan suku bunga acuan di level 5,75%. Pendapat ini disampaikan untuk merespons kondisi eksternal yang masih bergejolak, meskipun nilai tukar rupiah menunjukkan perbaikan dan kini berada di kisaran Rp 17.800 per dolar AS.

Dalam keterangan resminya, Kiryanto menjelaskan bahwa keputusan BI untuk menjaga suku bunga tetap stabil sejalan dengan kebijakan moneter bank-bank sentral di negara maju, seperti Bank of England (BoE), Bank of Japan (BoJ), European Central Bank (ECB), dan Federal Reserve (Fed), yang juga memilih untuk tidak mengubah suku bunga dalam pertemuan terbaru mereka.

Lebih jauh, Kiryanto menilai bahwa dampak dari kenaikan BI Rate yang dilakukan secara agresif pada Juni lalu belum memberikan hasil optimal dalam menstabilkan kurs rupiah, sehingga diperlukan waktu lebih lama untuk mempertahankan level suku bunga tersebut. Ia juga menunjukkan bahwa persepsi positif pasar terhadap perkembangan domestik masih belum sepenuhnya pulih, terutama setelah sejumlah aksi unjuk rasa dan isu-isu politik yang berkembang di Tanah Air.

Dalam pandangannya, prinsip “stability over growth” tetap relevan sebagai pedoman kebijakan BI di jangka pendek, sehingga BI disarankan untuk tidak terburu-buru dalam menurunkan suku bunga hingga situasi eksternal dan domestik menjadi lebih kondusif.

Hari ini, Bank Indonesia dijadwalkan untuk menggelar konferensi pers mengenai hasil Rapat Dewan Gubernur Bulan Agustus 2026, di mana suku bunga acuan diputuskan tetap pada level 5,75%, setelah tiga kali kenaikan sepanjang tahun ini dari 4,75% di awal tahun.

Baca Juga  RDMP Balikpapan Siap Diresmikan, Tingkatkan Swasembada Energi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *