05 April 2026 – Minggu Paskah 2026 diperingati hari ini, Minggu 5 April 2026, sebagai puncak Pekan Suci bagi umat Kristiani. Rangkaian itu diawali Minggu Palma pada 29 Maret, lalu berlanjut ke Kamis Putih 2 April, Jumat Agung 3 April, dan Sabtu Vigili 4 April sebelum tiba pada perayaan kebangkitan Yesus Kristus. Di Indonesia, Paskah tahun ini juga tercantum sebagai hari libur nasional, sehingga perayaan berlangsung di tengah suasana akhir pekan yang memberi ruang lebih luas bagi umat untuk beribadah. Vatican
Bagi umat Kristiani, Minggu Paskah menandai inti perayaan iman karena memperingati kebangkitan Yesus setelah penyaliban. Karena itu, suasana ibadah pada hari ini identik dengan sukacita dan penegasan harapan baru setelah masa Prapaskah dan Trihari Suci yang dijalani sebelumnya. Momentum ini tidak hanya dibaca sebagai perayaan tahunan, tetapi juga sebagai penanda pembaruan hidup rohani dan penguatan solidaritas di tengah masyarakat.
Di tingkat nasional, Menteri Agama Republik Indonesia Nasaruddin Umar menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Paskah 2026 kepada umat Kristiani. Dalam pesannya, ia mengajak masyarakat menjadikan Paskah sebagai momen untuk memperkuat nilai spiritual, menjaga kedamaian, dan merawat harmoni sosial di tengah kehidupan berbangsa yang majemuk. Ajakan itu menempatkan Paskah bukan hanya sebagai peringatan keagamaan, melainkan juga ruang refleksi tentang kebersamaan dan ketenteraman publik.
Sementara itu, agenda resmi Vatikan pada Minggu 5 April 2026 menempatkan Misa Hari Raya Paskah dan berkat “Urbi et Orbi” sebagai rangkaian utama perayaan hari ini. Gambaran itu menegaskan bahwa Minggu Paskah bukan sekadar tanggal dalam kalender, melainkan momen penting yang dirayakan serentak di banyak gereja, dari lingkungan paroki hingga pusat Gereja Katolik dunia. Bagi publik Indonesia, perayaan ini hadir sebagai kabar iman, harapan, dan kebersamaan pada awal April 2026.