Ijazah dengan Usia di Bawah 40 Tahun Terus Berproduksi

[original_title]

Meritagehighlands.com – Kejanggalan terkait usia ijazah Presiden ke-7 Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), kembali disoroti oleh Tifauzia Tyassuma, yang dikenal sebagai Dokter Tifa. Dalam keterangan yang disampaikan pada Kamis (19/2/2026), Tifa merujuk pada ijazah yang disebarluaskan oleh kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dian Sandi. Ia mencatat bahwa terdapat anomali pada logo Universitas Gajah Mada (UGM) yang tercantum dalam ijazah tersebut.

Menurut Tifa, logo yang ditampilkan dalam ijazah Jokowi tidak menunjukkan adanya bekas tinta yang biasanya dialami oleh dokumen berusia tua. Ia menegaskan, “Logo UGM yang ditampilkan (di ijazah Jokowi) tidak ada bleberan tinta.” Hal ini menimbulkan dugaan bahwa ijazah yang dimaksud tidak berusia 40 tahun, meskipun Jokowi disebut telah lulus dari UGM pada tahun 1985.

Tifa menjelaskan bahwa dari analisisnya, kemungkinan ijazah tersebut baru dicetak atau disusun. Ia berpendapat, jika dibandingkan dengan ijazah lulusan Fakultas Kehutanan UGM tahun 1985 lainnya, seharusnya terdapat tanda-tanda pudar yang mengindikasikan usia dokumen. Tifa menambahkan bahwa ijazah dengan usia 40 tahun biasanya menunjukkan adanya bleberan tinta akibat proses penuaan.

Temuan ini kembali membuka perdebatan tentang keaslian dokumen pendidikan Jokowi, di tengah klaim yang pernah disampaikan pihak lain, termasuk Refly Harun, yang menyatakan bahwa tidak ada bukti bahwa Jokowi telah memalsukan ijazahnya. Kejadian ini menambah kerumitan dalam isu kepercayaan publik terhadap latar belakang pendidikan pejabat tinggi negara.

Baca Juga  Pembunuh Siswi MTs Dihukum Mati di Sumbar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *