Jejak Muhsin Kembangkan Peternakan Ramah Lingkungan untuk Masyarakat

[original_title]

Meritagehighlands.com – Inovasi dalam sektor peternakan modern semakin mendesak untuk mengatasi dampak lingkungan, terutama berkenaan dengan emisi gas rumah kaca. Dosen dan peneliti dari Universitas Gadjah Mada, Muhsin Al Anas, menegaskan bahwa peternakan di Indonesia harus bertransformasi dalam pendekatan keberlanjutan untuk mencegah kerusakan lingkungan lebih lanjut.

Menurut penelitian Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) pada 2024, peternakan sapi menyumbang sekitar 23-29 persen dari total emisi metana nasional, melampaui kontribusi sektor lain. Metana, sebagai gas rumah kaca, memiliki potensi pemanasan global yang jauh lebih besar dibandingkan karbon dioksida (CO₂), memerlukan perhatian serius untuk mitigasi.

Muhsin menekankan bahwa tinggi emisi tersebut berkaitan dengan rasa serat pakan yang sulit dicerna, memicu produksi gas berbahaya dalam sistem pencernaan hewan. Oleh karena itu, dia merekomendasikan penggunaan teknologi dan inovasi dalam meningkatkan kecernaan pakan untuk mendorong produktivitas sekaligus menekan dampak lingkungan.

Beberapa negara Eropa, seperti Belanda, telah mengembangkan sistem peternakan efisien yang rendah emisi, dan hal ini menjadi model yang perlu diadopsi Indonesia. Muhsin mengembangkan alat berbasis Internet of Things (IoT) untuk mengukur emisi gas rumah kaca dari pakan ternak, berfungsi untuk merancang suplemen yang dapat mengurangi emisi.

Inisiatif untuk menerapkan riset ke masyarakat dilakukan melalui kerja sama dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan melibatkan komunitas lokal. Ini tidak hanya meningkatkan produksi pakan ternak, tetapi juga mengembangkan ekonomi lokal. Dengan program kemitraan, omzet BUMDes meningkat hingga Rp200 juta per bulan, menciptakan peluang kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam menghadapi tantangan peternakan berkelanjutan, pengembangan sumber daya manusia yang kreatif dan inovatif di bidang peternakan adalah kunci untuk mewujudkan keberlanjutan yang nyata dan memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia.

Baca Juga  Wapres Dengarkan Aspirasi Pengungsi Banjir Bandang di Agam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *