Meritagehighlands.com – Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi, yang akrab disapa Titiek Soeharto, menyerukan untuk memperluas swasembada pangan di Indonesia tidak hanya dalam hal beras dan jagung, tetapi juga pada komoditas strategis lain seperti bawang putih dan kedelai. Pernyataan ini disampaikan Titiek pada acara Talkshow Panen Fest 2026 yang berlangsung di Jakarta pada hari Sabtu.
Dalam paparannya, Titiek mengungkapkan harapan agar Indonesia dapat mencapai swasembada pada berbagai komoditas, termasuk gula, garam, dan berbagai jenis bawang, yang selama ini masih dipasok dari luar negeri. Dia menekankan pentingnya penguatan produksi dalam negeri untuk mengurangi ketergantungan pada impor, sehingga kebutuhan masyarakat dapat dipenuhi dari hasil pertanian lokal secara berkelanjutan.
Titiek menekankan perlunya meningkatkan penanaman kedelai di dalam negeri, untuk memastikan pasokan bahan pangan seperti tempe bisa dipenuhi dari produksi lokal. Menurutnya, meskipun ada pengalaman kegagalan dalam budi daya kedelai, hal tersebut seharusnya tidak menghentikan upaya penanaman tetapi menjadi motivasi untuk melakukan perbaikan melalui pendampingan riset.
Dia juga menyatakan bahwa banyak akademisi dari berbagai universitas telah melakukan penelitian untuk menemukan bibit kedelai unggul yang sesuai dengan iklim Indonesia, yang dapat mengurangi ketergantungan pada bibit impor. Penelitian ini dianggap vital untuk meningkatkan produksi kedelai secara bertahap.
Titiek berharap pencapaian swasembada untuk komoditas seperti bawang putih dan kedelai bisa diraih secepat mungkin, mengingat tingginya tingkat impor dari kedua komoditas tersebut. Dia menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa upaya untuk mempercepat swasembada pangan harus fokus pada kepentingan rakyat, melalui kerjasama antara pemerintah, petani, dan akademisi.