Meritagehighlands.com – Pembangunan hunian sementara (huntara) di Provinsi Aceh telah selesai 100 persen, dengan total 3.248 unit yang telah rampung. Hal ini disampaikan oleh Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Wilayah Sumatera, Amran, di Jakarta. Ia menambahkan, seiring dengan selesainya pembangunan huntara, sebanyak 2.559 kepala keluarga (KK) dari total 9.766 KK di Aceh juga telah menerima bantuan Dana Tunggu Hunian (DTH).
Selain Aceh, progress pembangunan huntara juga dilaporkan di Sumatera Utara, di mana 557 unit sudah selesai dibangun. Di provinsi ini, 1.688 KK telah menerima DTH dari total 6.550 KK yang akan mendapat bantuan. Sementara itu, di Sumatera Barat terdapat 476 unit huntara yang selesai, dengan 1.685 KK menerima DTH dari total 2.004 KK yang mendapatkan fasilitasi tersebut.
Amran menegaskan bahwa Satgas berkomitmen untuk mempercepat proses pembangunan huntara di ketiga provinsi yang terkena dampak bencana. Pembangunan ini diharapkan bisa mengurangi jumlah warga yang masih mengungsi. Saat ini, jumlah pengungsi di Sumatera Barat tercatat turun dari 10.854 orang menjadi 9.040 orang. Di Sumatera Utara terdapat 11.085 pengungsi, sementara Aceh memiliki 91.663 pengungsi. Total pengungsi di ketiga provinsi tercatat sebanyak 111.788 orang, menunjukkan adanya tren penurunan yang bertahap.
Dengan rampungnya pembangunan huntara dan penyaluran DTH, diharapkan situasi para pengungsi dapat membaik dan mereka dapat kembali ke kehidupan yang lebih stabil.