08 January 2026 – sampah di tangsel masih terlihat menumpuk di beberapa wilayah, sehingga Pemerintah Kota Tangerang Selatan memperpanjang status tanggap darurat pengelolaan sampah hingga 19 Januari 2026. Keputusan ini diambil setelah evaluasi kondisi lapangan menunjukkan bahwa tumpukan sampah belum sepenuhnya teratasi meskipun sejumlah upaya penanganan telah dilakukan.
Menurut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangerang Selatan, Tubagus Asep Nurdin, perpanjangan masa tanggap darurat ditetapkan karena sampah masih terlihat di titik-titik strategis, sehingga diperlukan kerja ekstra untuk pengangkutan dan pembersihan agar pelayanan kebersihan kembali optimal.
Status darurat sebelumnya berlaku sejak akhir Desember 2025 hingga awal Januari 2026, tetapi evaluasi menunjukkan bahwa kondisi di lapangan masih menunjukkan gunungan sampah. Penanganan selama masa darurat akan difokuskan pada optimalisasi pembersihan, pengangkutan sampah, dan penegakan perilaku masyarakat dalam membuang sampah sesuai tempatnya.
Tumpukan sampah di beberapa lokasi tidak hanya menghadirkan persoalan estetika, tetapi juga memengaruhi kenyamanan dan kesehatan masyarakat setempat. Keberadaan sampah yang belum terangkut sepenuhnya kerap berbau menyengat dan berpotensi menarik hama kesehatan karena air lindi yang mengalir dari timbunan tersebut.
Di tengah penanganan sampah, upaya lain terkait ketahanan pangan juga berlangsung secara serentak di seluruh Indonesia. Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar panen raya jagung serentak di 36 wilayah sebagai bagian dari dukungan terhadap program swasembada pangan nasional, melibatkan ratusan kelompok tani dan ribuan petani. Kegiatan ini menargetkan penguatan ketahanan pangan melalui hasil panen jagung yang melibatkan luas lahan yang signifikan untuk kuartal IV 2025.
Panen jagung ini dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi, termasuk Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, yang menegaskan komitmen institusi tersebut dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Dengan diperpanjangnya status darurat sampah di Tangerang Selatan serta pelaksanaan panen jagung serentak di tingkat nasional, upaya pemerintah dan pemangku kebijakan terus berlangsung untuk mengatasi persoalan lingkungan sekaligus memperkuat ketersediaan pangan bagi masyarakat.