Penyelamatan 8 Korban Heli Jatuh oleh TNI Selama 6,5 Jam

[original_title]

Meritagehighlands.com – Operasi evakuasi delapan korban helikopter PK-CFX yang jatuh di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, telah berhasil diselesaikan. Proses ini melibatkan ratusan prajurit TNI yang bekerja selama 6,5 jam di medan yang sulit dijangkau, dengan dukungan dari berbagai unit seperti Poskotis Korem 121/Alambhana Wanawai, Yonif TP 833/BD, Yonif 642/Kps, dan Kodim 1204/Sanggau.

Tim operasi SAR dilengkapi juga dengan tambahan dari TNI Angkatan Udara yang mengerahkan helikopter Super Puma untuk meningkatkan mobilitas dan mempercepat proses evakuasi. Kolonel Inf Ahmad Daud Harahap, Asops Kasdam XII/Tpr, menjelaskan bahwa pengerahan ratusan personel menunjukkan komitmen TNI terhadap misi kemanusiaan. “Atas perintah Pangdam XII/Tpr dan hasil koordinasi dengan tim SAR, kami diarahkan untuk melakukan pencarian secara maksimal,” ujarnya.

Tim dari Yonif TP 833/BD, yang dipimpin oleh Mayor Inf Ikhwan, berhasil menemukan lokasi jatuhnya helikopter di wilayah perbukitan pada malam hari, Kamis (18/4). Proses evakuasi jenazah dimulai pada Jumat (17/4) dini hari, bergerak dari Bukit Puntak, Dusun Gandis, menuju posko di Gereja Katolik Santo Yohanes, dusun setempat.

Delapan jenazah, terdiri dari dua kru dan enam penumpang, dievakuasi dengan menggunakan kantong dari Basarnas, yang dipikul secara manual akibat kondisi geografis yang ekstrem. Pukul 06.30 WIB, semua jenazah beserta barang bukti termasuk black box telah tiba di posko dan selanjutnya dibawa menggunakan delapan unit ambulans ke RS Bhayangkara Pontianak.

Kolonel Ahmad menegaskan bahwa TNI berkomitmen mendukung operasi kemanusiaan dan berkoordinasi dengan semua pihak terkait guna memastikan keselamatan masyarakat dan keberhasilan misi tersebut.

Baca Juga  Putra Mahkota Gusti Purboyo Resmi jadi Raja Surakarta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *