Pemkot Banjarmasin Rencanakan Tiga Proyek Infrastruktur Limbah

[original_title]

Meritagehighlands.com – Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, mengungkapkan rencana pembangunan tiga infrastruktur penanganan limbah di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Basirih pada tahun 2026. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Banjarmasin, Chandra Iriandhy Wijaya, menjelaskan bahwa proyek ini bertujuan untuk memenuhi persyaratan Kementerian Lingkungan Hidup RI sehingga TPAS dapat beroperasi kembali setelah penutupan pada Februari 2025 akibat pelanggaran sistem terbuka.

Infrastruktur pertama adalah pembangunan saluran untuk memisahkan limbah air lindi dan air hujan sepanjang 2,5 kilometer, di mana tahun ini akan dibangun sekitar 700 meter dengan anggaran sebesar Rp4 miliar. Menurut Chandra, proyek ini sudah dimulai, meskipun saat ini baru mencapai 5 persen dari target.

Infrastruktur kedua terdiri dari dua unit kolam wetland yang berfungsi untuk membersihkan limbah sebelum disalurkan ke lingkungan. Proyek ini menghabiskan anggaran sekitar Rp3 miliar. Infrastruktur ketiga adalah pembuatan siring sebagai tanggul di sekitar area pembuangan, guna mencegah sampah berserakan.

Optimisme juga disampaikan oleh Ketua Komisi III DPRD Kota Banjarmasin, M Ridho Akbar. Ia menekankan pentingnya penyelesaian proyek ini agar TPAS Basirih dapat kembali beroperasi, sekaligus meminta Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin untuk menjalin koordinasi yang intensif dengan kementerian terkait.

Dengan tiga proyek ini, pemerintah berharap dapat menunjukkan komitmen terhadap pengelolaan limbah yang lebih baik dan memenuhi standar lingkungan yang ditetapkan.

Baca Juga  Menteri ESDM Dorong Gubernur Sultra Pastikan Listrik ke Semua Desa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *