Meritagehighlands.com – Pemerintah Kabupaten Tangerang memutuskan untuk memindahkan sementara Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) dari Kecamatan Rajeg ke Kecamatan Pasar Kemis. Langkah ini diambil menyusul keributan yang terjadi di depan GKPI Rajeg, yangviral di media sosial. Menurut Camat Rajeg, Oman Pariaman, keputusan tersebut diambil setelah dilakukan mediasi antara pengurus gereja dan pihak berwenang.
Oman memastikan bahwa tidak ada penyegelan terhadap GKPI Rajeg. Relokasi ke Kota Sutera di Pasar Kemis bertujuan menjaga keamanan dan ketertiban dalam masyarakat. Dalam pernyataan resmi pada Rabu (30/9/2026), ia menyampaikan, “Kami berkomitmen untuk menjaga situasi aman dan kondusif, serta kerukunan antarumat beragama.”
Pemerintah daerah juga menegaskan pentingnya dialog dan koordinasi dengan berbagai pihak untuk mencegah ketegangan. Para pemimpin pemerintah dan tokoh masyarakat bermain peran strategis dalam menjaga kerukunan di Kabupaten Tangerang. Masyarakat diimbau untuk menghindari provokasi dari informasi yang tidak terverifikasi.
Dalam kesempatan yang sama, Pendeta Henri Marpaung, Koordinator Wilayah GKPI Jawa Bali, mengekspresikan terima kasih kepada pemerintah daerah atas dukungan dan fasilitasi relokasi tempat ibadah. Ia menekankan komitmen GKPI untuk menjaga persatuan dan keharmonisan, serta memilih tidak melanjutkan masalah keributan ke jalur hukum.
Keributan sebelumnya, yang melibatkan individu dengan golok, telah diselesaikan secara damai melalui mediasi di kantor Kecamatan Rajeg. Keputusan tersebut menunjukkan upaya baik semua pihak untuk menangani situasi dengan bijaksana demi menjaga stabilitas masyarakat setempat.