Ongkos Logistik Melonjak, Dunia Usaha Tertekan oleh Banjir

[original_title]

Meritagehighlands.com – Banjir yang melanda Kabupaten Pati, Kudus, dan Jepara, Jawa Tengah, memberikan dampak serius terhadap dunia usaha, menurut pernyataan Bob Azam, Ketua Bidang Ketenagakerjaan Asosiasi Pengusaha Indonesia. Ia menyampaikan bahwa bencana alam, termasuk banjir, sering kali berujung pada kenaikan biaya logistik yang signifikan.

Dalam penjelasannya, Bob menyebutkan bahwa kawasan Pantai Utara Jawa sudah kerap menghadapi kendala distribusi, seperti banjir rob dan gangguan infrastruktur. Hal ini membuat biaya pengangkutan bahan baku serta pengiriman produk akhir semakin tinggi. Menurut estimasi Bob, kenaikan ongkos logistik akibat bencana ini mencapai 10% hingga 26%.

Kenaikan biaya logistik tersebut berdampak pada harga jual barang dan inflasi daerah. Namun, Bob menjelaskan bahwa tidak semua kenaikan biaya akan langsung dibebankan kepada konsumen, terutama jika permintaan pasar masih lemah. Dalam situasi ini, perusahaan sering kali memilih untuk menyerap biaya tambahan, sehingga secara langsung mengurangi margin keuntungan.

Namun, situasi berbeda dialami oleh pelaku usaha kecil yang margin labanya sudah tipis. Mereka mungkin terpaksa menaikkan harga jual untuk bertahan di tengah meningkatnya biaya logistik. Menurut Bob, kondisi ini pada akhirnya tetap merugikan pengusaha.

Dia menegaskan bahwa banjir dan gangguan distribusi tidak hanya mempersulit arus kas perusahaan, tetapi juga menghambat pemulihan aktivitas ekonomi di daerah yang terkena dampak. Bencana ini menciptakan tantangan serius bagi keberlangsungan usaha dan stabilitas ekonomi setempat.

Baca Juga  Edukasi Anak Jaga Lingkungan Bersama Gerakan Jaga Bumi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *