Negara Tetangga Indonesia dan Sekutunya Rintis Drone Laut

[original_title]

Meritagehighlands.com – Australia dan sekutunya, Inggris serta Amerika Serikat, baru saja mengumumkan pengembangan kendaraan bawah laut tak berawak yang merupakan bagian dari proyek AUKUS. Menurut Wakil Perdana Menteri Australia, Richard Marles, inisiatif ini menandai kemajuan signifikan dalam kerjasama pertahanan antara ketiga negara tersebut. Marles menyebutkan bahwa proyek ini menunjukkan langkah nyata dalam implementasi kemampuan militer, setelah sebelumnya hanya berada dalam tahap perencanaan.

Dalam diskusinya di Dialog Shangri-La di Singapura, Marles menyampaikan bahwa ini adalah kali pertama ketiga negara berkomitmen pada proyek unggulan yang didukung oleh pendanaan konkret dengan garis waktu yang jelas. Proyek ini mencakup pengembangan muatan canggih untuk kendaraan bawah laut, yang diharapkan dapat mulai dikirimkan pada tahun 2027.

Kemampuan yang dihasilkan dari proyek ini diharapkan dapat meningkatkan berbagai operasi, seperti pengintaian, serangan, penanggulangan ranjau, serta peperangan anti-kapal selam dan elektronik. Dengan demikian, proyek ini diharapkan mampu memperkuat kehadiran ketiga negara di perairan yang kini semakin diperebutkan.

Pengumuman mengenai proyek ini juga bertepatan dengan diluncurkannya kerangka kerja baru oleh 17 negara, termasuk Australia, di Dialog Shangri-La, untuk memperkuat kerjasama dalam melindungi infrastruktur penting di bawah laut, seperti kabel telekomunikasi dan pipa energi. Proyek ini termasuk dalam “Pilar Dua” AUKUS, yang berfokus pada pengembangan teknologi pertahanan canggih, termasuk kecerdasan buatan dan sistem bawah laut.

Baca Juga  HIZBULLAH SERANG ISRAEL, TANDA STRATEGI BARU DI LEBANON SELATAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *