Krisis Air Melanda 4.245 KK di Lombok Barat, Tidak Hujan Sebulan

[original_title]

Meritagehighlands.com – Sebanyak 4.245 kepala keluarga di lima kecamatan di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, mengalami krisis air bersih akibat fenomena hari tanpa hujan yang berlangsung selama sebulan terakhir. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan bahwa kondisi ini menyebabkan penurunan signifikan pada sumber pasokan air bagi warga.

Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, menjelaskan bahwa kekeringan ini berdampak langsung pada kesulitan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air sehari-hari. Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lombok Barat, diperoleh informasi mengenai sebaran kepala keluarga yang terdampak, di antaranya 1.357 KK di Desa Sekotong Barat dan 306 KK di Desa Jembatan Gantung.

Beberapa kecamatan lainnya juga terkena dampak serius, seperti Kecamatan Gerung dengan 1.218 KK terdampak di dua desa, Kecamatan Kuripan yang mencatat 630 KK, dan Kecamatan Batulayar dengan 734 KK di satu desa. Mengantisipasi dampak lebih lanjut, BPBD Kabupaten Lombok Barat segera menurunkan empat unit mobil tangki air dengan kapasitas 5.000 liter untuk menjangkau kawasan yang terdampak.

Otoritas setempat akan memperkuat kolaborasi dengan berbagai sektor, termasuk Dinas Pemadam Kebakaran dan PDAM Giri Menang Mataram, guna memaksimalkan distribusi air bersih. Seluruh upaya ini bertujuan untuk memastikan pasokan air tetap tersedia bagi warga yang mengalami kesulitan akibat krisis ini.

Baca Juga  PSG Menang Lawan Le Havre, Raih Kembali Puncak Ligue 1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *