Ketua DEN Ajak Penguatan Talenta Keamanan Siber Indonesia di Era AI

[original_title]

Meritagehighlands.com – Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan pentingnya penguatan talenta keamanan siber di Indonesia untuk menghadapi ancaman digital yang terus meningkat, terutama dengan perkembangan kecerdasan artifisial (AI). Dalam sebuah pernyataan resmi yang diterima di Jakarta pada hari Jumat, Luhut mengungkapkan bahwa serangan siber telah mencapai angka 1,52 miliar antara Januari hingga April 2026, dengan total serangan sepanjang tahun 2025 mencapai 5,5 miliar, mencerminkan peningkatan 714 persen dari rata-rata sebelumnya.

Luhut menekankan perlunya memperkuat kompetensi keamanan siber, yang seharusnya berjalan beriringan dengan penguasaan teknologi AI, agar generasi muda mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi. Dalam upaya memperkuat kapasitas ini, Institut Teknologi Del (IT Del) dan Spentera Group telah menyelenggarakan babak final kompetisi keamanan siber Hacktrace Independence Day Competition (HIDC) 2026 di Balige, Sumatera Utara. Kegiatan ini diharapkan dapat menghubungkan dunia pendidikan dan industri.

Kompetisi yang dimulai sejak 17 Agustus 2026 ini diikuti oleh 410 peserta yang terbagi dalam 136 tim, dengan tiga tim terpilih sebagai finalis. Luhut dan Royke Lumban Tobing, Co-Founder Spentera Group, menyatakan bahwa banyaknya kebutuhan tenaga ahli di bidang ini harus dipenuhi dengan cepat. Dalam hal ini, etika dalam keamanan siber juga menjadi fokus penting.

Luhut berharap kerja sama antara perguruan tinggi dan industri dapat membantu mahasiswa menyiapkan diri menghadapi tantangan dunia kerja di bidang keamanan siber, serta memperluas jangkauan pendidikan di luar Pulau Jawa. Menurut Royke, keamanan siber sangat krusial bagi kedaulatan negara, sehingga pengembangan talenta harus terus digalakkan.

Baca Juga  Laporkan Gangguan Listrik dengan Mudah via Aplikasi PLN Mobile

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *