Kepala Daerah Diingatkan Pimpinan DPR Hindari OTT KPK

[original_title]

Meritagehighlands.com – Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa memberikan perhatian serius terhadap banyaknya kepala daerah yang terjerat dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dalam pernyataannya pada Kamis (12/3/2026), ia menekankan pentingnya integritas dan pengabdian pejabat negara kepada masyarakat serta perlunya menahan diri dari tindakan koruptif.

Saan menyatakan bahwa kepala daerah harus menjaga amanah yang telah dipercayakan oleh rakyat. Ia menegaskan bahwa fungsi pejabat publik adalah untuk melayani masyarakat, bukan untuk meraih keuntungan pribadi. “Penting untuk kepala daerah memahami bahwa mereka terpilih untuk mengabdi, bukan untuk mencari keuntungan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Saan mengingatkan perlunya kesadaran di kalangan kepala daerah dan pejabat tinggi untuk menjaga integritas dan kredibilitas. Ia mengharapkan adanya komitmen dari seluruh kepala daerah untuk tidak terlibat dalam tindakan koruptif. Pengawasan oleh partai politik juga dianggap penting, termasuk evaluasi terhadap rekam jejak calon kepala daerah sebelum pemilihan.

Saan juga mengedepankan pentingnya meminimalkan biaya politik di Indonesia untuk menghindari praktik transaksional dalam rekrutmen politisi. Hal ini menjadi salah satu faktor untuk menciptakan proses pemilihan yang lebih bersih dan efisien.

Belum lama ini, KPK melakukan OTT terhadap Bupati Rejang Lebong, Fikri Thobari. Kasus ini merupakan yang kedua dalam waktu singkat setelah Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, juga ditangkap dalam kasus yang sama. Saan berharap peristiwa ini dapat menjadi pelajaran penting bagi pejabat lainnya untuk menjaga integritas dalam menjalankan tugas mereka.

Baca Juga  Tragedi di Gunung Bromo, 8 Wisatawan Tewas Dihantam Bus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *