Kemendag Siapkan Impor Bawang Putih, Harga Diperkirakan Turun

[original_title]

Meritagehighlands.com – Kementerian Perdagangan (Kemendag) memastikan pasokan bawang putih impor akan segera tiba di pasar domestik. Hal ini diharapkan dapat menekan harga bawang putih yang mengalami peningkatan menjelang Ramadan dan Idul Fitri. Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Iqbal Shoffan Shofwan, menyatakan bahwa seluruh persetujuan impor (PI) bawang putih telah diterbitkan untuk pelaku usaha yang terdaftar dalam sistem Indonesia National Single Window (INSW).

Menurut timeline yang disampaikan, bawang putih tersebut diperkirakan sudah mendarat di Tanjung Priok pada akhir Januari atau awal Februari. “Kalau barangnya sudah ada, otomatis itu akan turun, akan sesuai dengan harga acuan,” ungkapnya. Rapat koordinasi antara kementerian dan lembaga juga menunjukkan bahwa bawang putih menjadi komoditas penting yang perlu mendapat perhatian khusus, meskipun persoalan terkait impor telah teratasi.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat harga bawang putih telah mencapai Rp39.810 per kilogram pada minggu keempat Januari 2026. Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, menjelaskan bahwa harga bawang putih rata-rata kini di atas Harga Acuan Penjualan (HAP) yang ditetapkan sebesar Rp38.000 per kilogram. Kenaikan harga ini telah terjadi sejak Desember 2025, dengan wilayah terkena dampak meliputi Natuna, Halmahera Selatan, dan lainnya.

Kenaikan harga bawang putih juga melibatkan 57,78 persen dari wilayah Indonesia dan mencapai lebih dari 200 kabupaten/kota. Di beberapa daerah, harga bawang putih bahkan mencapai Rp100 ribu per kilogram. Dengan kedatangan pasokan impor, diharapkan harga bawang putih akan kembali stabil, memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang bulan suci.

Baca Juga  Kelezatan Makanan Indonesia Tercermin Dalam Infografik Menarik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *