Kecelakaan Pelayaran: KNKT Sebut Masalah Manifes Jadi Penyebab

[original_title]

Meritagehighlands.com – Kecelakaan pelayaran, khususnya insiden kapal tenggelam dan persoalan pencatatan manifes penumpang, mendominasi hasil investigasi Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) di tahun 2025. Laporan dari Subkomite Investigasi Kecelakaan Pelayaran KNKT menunjukkan bahwa sebanyak delapan kecelakaan pelayaran telah ditangani, termasuk enam kasus kapal tenggelam, satu kasus kebakaran, dan satu kejadian tubrukan.

Pelaksana Tugas Ketua Subkomite, Capt. Anggiat PTP Pandiangan, menyatakan bahwa kelebihan muatan, stabilitas kapal, dan kelemahan sistem pencatatan manifes penumpang adalah faktor-faktor yang sering berulang dalam insiden tersebut. Dari delapan investigasi, tujuh termasuk dalam kategori kecelakaan laut sangat serius, dengan beberapa diantaranya melibatkan kapal KMP Tunu Pratama Jaya dan KM Barcelona V.

Masalah utama yang menjadi perhatian adalah ketidaksesuaian data manifes, yang dapat menyulitkan proses evakuasi saat kecelakaan laut terjadi. Anggiat menekankan pentingnya akurasi data penumpang untuk kelancaran operasi penyelamatan. KNKT juga menyebutkan isu keselamatan terkait kelebihan muatan pada kapal roll-on roll-off (Ro-Ro), terutama untuk transportasi penyeberangan.

Dalam kurun waktu yang sama, KNKT telah menyelesaikan enam laporan akhir investigasi dan mengeluarkan 36 rekomendasi keselamatan. Namun, sebagian besar tindak lanjut rekomendasi masih berstatus terbuka, yakni 97 persen, sementara hanya 3 persen yang sudah ditutup. Ketua KNKT, Soerjanto Tjahjono, mengindikasikan bahwa status ini tidak mencerminkan ketidakaktifan, melainkan peroalan kompleks dalam sistem yang membutuhkan waktu untuk diperbaiki.

Soerjanto juga menekankan perlunya kepatuhan terhadap prosedur keselamatan dan pengambilan keputusan yang berbasis pada disiplin aktif, terutama mengingat kondisi cuaca di perairan Indonesia. KNKT berkomitmen untuk mendorong peningkatan standar keselamatan pelayaran demi perlindungan maksimal terhadap penumpang.

Baca Juga  Dana Rp27,4 Miliar Diterima 274 Kopdes Merah Putih Tangerang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *