Karutan Depok Terangkan Metode Narkoba Masuk Saat Pesta

[original_title]

Meritagehighlands.com – Rumah Tahanan (Rutan) Depok sedang menyelidiki kasus dugaan pesta narkoba yang melibatkan sejumlah narapidana di dalam lembaga pemasyarakatan. Karutan Depok, Ario Galih Maduseno, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menemukan bukti kuat terkait konsumsi narkoba dalam sebuah ruangan di rutan tersebut.

Ario menjelaskan, investigasi menunjukkan narkoba dapat masuk ke dalam rutan dengan cara dibawa oleh narapidana atau pihak lainnya. Meski razia dilakukan secara rutin, keterbatasan jumlah petugas membuat pengawasan menjadi sulit. Saat ini, hanya ada sekitar 10 petugas yang berjaga untuk mengawasi 1.279 narapidana, yang tentu saja tidak ideal.

Pihak Rutan Depok berkomitmen untuk memperkuat pengawasan melalui razia yang melibatkan instansi eksternal, seperti TNI, Polri, dan BNN. Ari mengungkapkan, langkah tersebut dimaksudkan untuk menciptakan keamanan yang lebih baik dan menekan peredaran narkoba. Dua petugas Rutan juga sedang diperiksa sehubungan dengan insiden ini.

Sebanyak 22 narapidana telah diperiksa terkait keterlibatan mereka dalam pesta narkoba, dengan pendalaman lebih lanjut pada 4 di antaranya. Video yang beredar di media sosial menunjukkan beberapa pria dalam ruangan dengan alat yang diduga digunakan untuk mengonsumsi narkoba, serta berjoget diiringi musik keras.

Pihak Rutan melaporkan kasus ini ke kepolisian serta Direktorat Jenderal Pemasyarakatan untuk mendapatkan arahan lebih lanjut. Ario menegaskan komitmen Rutan Depok dalam memberantas peredaran narkoba, dengan sanksi tegas bagi mereka yang terbukti terlibat.

Baca Juga  Jokowi Setujui Kembali UU KPK ke Versi Sebelumnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *