Meritagehighlands.com – Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara mengungkapkan bahwa beberapa universitas asing menunjukkan ketertarikan untuk berkolaborasi dalam program transmigrasi patriot. Pernyataan ini disampaikan pada Minggu, 18 Januari 2026, dan menegaskan komitmen Kementerian Transmigrasi untuk menjalin kerjasama internasional demi menanggulangi ketimpangan wilayah di Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Sulaiman menjelaskan bahwa kolaborasi dengan universitas luar negeri diharapkan dapat memberikan solusi yang inovatif dan efektif dalam mengatasi masalah ketimpangan regional. Ia menyatakan bahwa kementeriannya terbuka untuk menggali berbagai disiplin ilmu yang dapat diterapkan dalam program transmigrasi, sehingga dapat menciptakan penyelesaian yang lebih holistik dan aplikatif.
Program transmigrasi patriot merupakan upaya pemerintah Indonesia untuk memindahkan sebagian warga dari wilayah padat penduduk ke daerah yang kurang berkembang, dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mempercepat pembangunan daerah. Dengan adanya kolaborasi ini, Sulaiman optimis bahwa pengetahuan dan teknologi dari universitas-universitas terkemuka dapat memperkaya pengalaman dan mendukung keberhasilan program tersebut.
Menteri Sulaiman juga menyatakan bahwa kerjasama ini membuka kesempatan untuk pertukaran informasi dan penelitian, yang akan sangat berguna dalam merumuskan langkah-langkah strategis ke depan. Selain itu, keterlibatan akademisi di bidang ini diharapkan dapat membawa pendekatan baru yang lebih scientific untuk menyelesaikan tantangan yang ada.
Dengan inisiatif ini, diharapkan program transmigrasi dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat serta berkontribusi dalam pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia.