Jangan Melawan, Itu Tidak Adil dan Tak Berperikemanusiaan

[original_title]

Meritagehighlands.com – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono memberikan tanggapan terkait kondisi SD Negeri Tanggirejo, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, yang menjadi sorotan publik akibat keadaan bangunan yang memprihatinkan. Dalam konferensi pers yang berlangsung di Jakarta Pusat pada Rabu (29/7/2026), Sudaryono menekankan bahwa kerusakan bangunan sekolah tersebut tidak ada kaitannya dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilaksanakan di sekolah itu.

Sudaryono, yang juga merupakan warga asli Grobogan, mengakui mengikuti perkembangan kasus tersebut dan mendapatkan banyak informasi dari masyarakat. Ia menyatakan bahwa sekolah tersebut sudah dalam keadaan rusak sebelum program MBG diterapkan. “Dulu nggak ada MBG, kan sekolah itu rusak, bukan setelah ada MBG. Betul nggak? Kita objektif saja. Sekolah itu rusak, memang rusak sebelum ada program MBG. Ini sekarang oleh Presiden diperbaiki,” ungkapnya.

Selain itu, dalam penjelasannya, Sudaryono menginformasikan bahwa pemerintah terus mengalokasikan anggaran untuk perbaikan sarana pendidikan. Ia menyoroti bahwa pada tahun 2025, lebih dari 16.000 sekolah telah direnovasi, sementara pada tahun ini, jumlah sekolah yang akan direnovasi diperkirakan mencapai lebih dari 70.000 unit, bahkan hampir mendekati 90.000 sekolah.

Penjelasan tersebut diharapkan bisa menjernihkan persepsi publik mengenai program MBG dan kondisi infrastruktur pendidikan di Indonesia. Pihak BGN berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu gizi bagi siswa sekaligus memastikan sarana pendidikan dalam kondisi yang baik.

Baca Juga  Mendes Pimpin Musdesus Serentak untuk Percepat Pembiayaan Kopdes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *