Meritagehighlands.com – Gubernur Banten, Andra Soni, menegaskan bahwa Hari Pers Nasional (HPN) 2026 merupakan momen penting untuk memperkuat peran pers sebagai pelindung kebenaran dan kepentingan publik di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan artifisial (AI) dan transformasi digital. Pernyataan tersebut disampaikan pada perayaan puncak HPN 2026 yang berlangsung di Serang, Banten, pada hari Senin.
Andra Soni menjelaskan bahwa di era yang didominasi oleh informasi berbasis algoritma, pers memiliki posisi strategis sebagai penyaring informasi publik. Ia menekankan pentingnya verifikasi informasi, etika, dan tanggung jawab jurnalistik agar akurasi informasi terjaga. Dengan demikian, masyarakat dapat menerima informasi yang benar dan dapat dipercaya.
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, juga mengingatkan bahwa verifikasi dan etika adalah faktor kunci untuk membedakan fakta dari informasi yang diproduksi secara rekayasa. Ia meminta para jurnalis untuk mempertahankan integritas dan tanggung jawab sejarah mereka dalam menghadapi tantangan informasi di era digital.
Ketua PWI Pusat, Akhmad Munir, menambahkan bahwa kebebasan pers harus berjalan seiring profesionalisme, akurasi, dan keseimbangan. Ia menyatakan bahwa pers tidak beroperasi dalam ruang hampa, tetapi memikul tanggung jawab yang besar terhadap publik dan bangsa, sehingga pemenuhan kode etik jurnalistik sangat penting.
Peringatan HPN 2026 menegaskan kembali bahwa pers berfungsi sebagai pilar demokrasi dan penjaga kepentingan publik, khususnya dalam menghadapi perubahan lanskap informasi yang semakin cepat. Dengan kerjasama yang baik di antara para insan pers, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap media massa dapat terus terjaga.