Anaknya Terjatuh, Ibu Marah tapi Tak Ada Respons

[original_title]

Meritagehighlands.com – Seorang majikan berinisial OAP (37) ditangkap oleh polisi karena dugaan penganiayaan terhadap asisten rumah tangga (ART) berinisial FH (21) di Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat. Insiden ini terjadi ketika OAP merasa marah karena anaknya jatuh dan korban dianggap tidak merespons situasi tersebut.

Kasatres PPA-PPO Polres Bogor, AKP Silfi Adi Putri, menjelaskan bahwa penganiayaan ini dilakukan OAP sebagai bentuk reaksi emosional terhadap FH. “Tersangka mengaku marah karena anaknya jatuh dan FH, yang bertugas mengawasi, tidak memberikan respons,” ungkapnya pada Senin, 23 Februari 2026.

Setelah kejadian, polisi melakukan pemeriksaan terhadap FH dan hasil visum menunjukkan adanya luka di beberapa bagian tubuhnya, termasuk kepala, telinga, punggung, dan tangan. Hasil ini sejalan dengan keterangan yang diberikan oleh FH sebelumnya.

Saat ini, OAP telah ditahan setelah menjalani proses pemeriksaan di Satreskrim PPA Polres Bogor. Penahanan ini dilakukan untuk jangka waktu 20 hari ke depan, dengan kemungkinan perpanjangan. Polisi memastikan bahwa OAP memberikan keterangan yang konsisten antara saat statusnya sebagai terlapor dan setelah ditangkap.

OAP dikenakan tuduhan penganiayaan berdasarkan hasil penyelidikan polisi dan keterangan dari korban. Kasus ini menjadi perhatian masyarakat dan diharapkan memicu kesadaran akan perlunya perlindungan lebih bagi pekerja rumah tangga di Indonesia. Penanganan kasus ini diharapkan berlangsung transparan dan adil demi keadilan bagi semua pihak yang terlibat.

Baca Juga  Kematian Demonstran di Jogja Diduga Tak Wajar, JPW Desak Tim Investigasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *