10 Fakta Menarik Tentang Peran Garda Nasional AS dalam Perang Besar

[original_title]

Meritagehighlands.com – Garda Nasional AS, yang memiliki sejarah panjang hampir 400 tahun, tetap berperan krusial dalam berbagai konflik besar negara tersebut. Didirikan pada 13 Desember 1636 di Salem, Massachusetts, Garda Nasional awalnya dibentuk untuk melindungi koloni-koloni Amerika. Sejak menjadi resmi pada tahun 1916, Garda Nasional terdiri dari Garda Nasional Angkatan Darat dan Angkatan Udara, berkontribusi tidak hanya dalam peperangan, tetapi juga dalam respons terhadap bencana.

Garda Nasional telah berpartisipasi dalam setiap konflik besar AS, sejak awal pembentukannya. Kehadirannya terlihat jelas saat Badai Katrina pada tahun 2005, di mana lebih dari 50.000 anggota dikerahkan untuk membantu upaya bantuan di Louisiana dan Mississippi. Meskipun banyak anggotanya telah ditugaskan ke Irak dan Afghanistan, mereka tetap siap membantu di dalam negeri.

Keunikan Garda Nasional terletak pada misi gandanya, yang bertugas di bawah dua konstitusi: federal dan negara bagian. Hal ini menjadikan Garda Nasional sebagai satu-satunya cabang militer yang menjalankan dua misi tersebut. Selain itu, banyak Presiden AS, termasuk 18 dari 45 Panglima Tertinggi, pernah bertugas dalam Garda Nasional atau pendahulu mereka.

Sejak Maret 2020, Garda Nasional juga memainkan peran penting dalam respons terhadap pandemi COVID-19. Anggota Garda Nasional dikerahkan untuk membantu di rumah sakit, mendistribusikan makanan, dan melakukan tes COVID-19, menonjolkan dedikasi mereka terhadap masyarakat.

Secara keseluruhan, Garda Nasional AS bukan hanya sekadar prajurit “paruh waktu”, tetapi juga simbol ketahanan dan bantuan kemanusiaan yang tak tergantikan, baik dalam keadaan darurat maupun dalam misi militer internasional.

Baca Juga  Doakan Kenzo, Paula Verhoeven Ungkap Momen Ibadah Khusyuk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *